Semangat mengenang jasa para pahlawan kemerdekaan terasa hidup dalam kegiatan napak tilas yang diikuti seluruh aparat dan perangkat desa di Kecamatan Tanta, Rabu, 5 Agustus 2026. Di bawah suasana kebersamaan dan semangat kebangsaan, para peserta menyusuri rute dari SMP Muara Harus hingga Desa Mangkusip pada pukul 11.00 sampai dengan 14.00 WITA.
Kegiatan ini bukan sekadar perjalanan menyusuri jalan dari satu titik ke titik lainnya. Napak tilas menjadi ruang refleksi untuk mengingat kembali perjuangan para pahlawan yang telah mengorbankan tenaga, pikiran, bahkan jiwa demi kemerdekaan bangsa. Semangat itulah yang kemudian ingin dihadirkan kembali oleh aparat dan perangkat desa se-Kecamatan Tanta melalui kebersamaan dalam kegiatan tersebut.
Desa Padang Panjang menjadi salah satu desa yang turut memeriahkan kegiatan dengan penuh antusias. Perangkat desa bersama anggota Badan Permusyawaratan Desa (BPD) Padang Panjang telah mempersiapkan keikutsertaan mereka sejak jauh hari. Persiapan dilakukan dengan semangat gotong royong, mulai dari menyiapkan seragam khusus hingga menghias mobil operasional desa agar tampil lebih semarak sepanjang perjalanan napak tilas.

Kekompakan perangkat desa dan anggota BPD terlihat jelas sejak keberangkatan. Mereka hadir tidak hanya sebagai peserta, tetapi juga sebagai bagian dari upaya bersama untuk menyampaikan pesan bahwa perjuangan para pahlawan harus terus dikenang dan diwariskan kepada generasi berikutnya.
Salah satu penampilan yang paling menarik perhatian datang dari perwakilan anggota BPD Desa Padang Panjang. Dengan penuh penghayatan, mereka menyiapkan kostum pejuang bernuansa lusuh yang menggambarkan kesederhanaan dan keteguhan para pejuang di masa perjuangan. Penampilan tersebut semakin lengkap dengan hadirnya sepeda ontel perjuangan, yang dihias dan digunakan sebagai simbol perjuangan rakyat pada masa lampau.

Sepeda ontel tersebut seolah membawa peserta dan masyarakat yang menyaksikan kembali pada suasana perjuangan dahulu, ketika keterbatasan tidak menjadi alasan untuk berhenti berjuang. Di tengah kemeriahan kegiatan, tampilan sederhana namun sarat makna itu menjadi pengingat bahwa kemerdekaan yang dirasakan hari ini lahir dari pengorbanan besar para pendahulu bangsa.
Antusiasme seluruh peserta tampak sepanjang rute napak tilas. Seragam yang dikenakan, mobil operasional yang dihias, serta atribut bernuansa perjuangan menciptakan suasana yang meriah tanpa menghilangkan makna penghormatan kepada para pahlawan. Kegiatan tersebut juga mempererat hubungan antaraparat desa dan perangkat desa di Kecamatan Tanta dalam semangat persatuan.
Kerja keras dan kreativitas perwakilan BPD Desa Padang Panjang akhirnya membuahkan hasil yang membanggakan. Kostum sepeda ontel perjuangan yang mereka tampilkan berhasil meraih juara II kategori kostum terbaik. Prestasi itu menjadi kebanggaan bagi Desa Padang Panjang sekaligus bentuk apresiasi atas kesungguhan mereka dalam memeriahkan kegiatan napak tilas.
Melalui napak tilas ini, aparat dan perangkat desa di Kecamatan Tanta diharapkan tidak hanya mengenang perjuangan para pahlawan sebagai peristiwa sejarah, tetapi juga mampu menerapkan nilai-nilai perjuangan dalam kehidupan sehari-hari. Semangat pantang menyerah, persatuan, kerja sama, dan pengabdian kepada masyarakat menjadi warisan penting yang perlu terus dijaga.
Dengan langkah bersama dari SMP Muara Harus hingga Desa Mangkusip, seluruh peserta seakan kembali meneguhkan komitmen untuk merawat ingatan bangsa. Bahwa perjuangan belum berhenti, dan setiap generasi memiliki tugas untuk mengisi kemerdekaan melalui pengabdian serta pembangunan di lingkungan masing-masing.