Pemerintah Kabupaten Tabalong menyelenggarakan Sosialisasi Program Kampung Iklim (ProKlim) pada Kamis, 2 Juli 2026, bertempat di Gedung Pendopo Bersinar, Tanjung, Kabupaten Tabalong. Kegiatan ini dihadiri oleh seluruh kepala desa dan kepala seksi pemerintahan desa se-Kabupaten Tabalong sebagai upaya memperkuat peran pemerintah desa dalam mewujudkan desa yang peduli terhadap lingkungan serta mampu beradaptasi dengan perubahan iklim.
Salah satu narasumber dalam kegiatan tersebut adalah Ir. Bambang Irianto dari Kota Malang, seorang pegiat lingkungan yang telah menorehkan berbagai prestasi di bidang pelestarian lingkungan. Berkat dedikasi dan inovasinya, beliau pernah mewakili Kota Malang pada ajang perlombaan tingkat internasional dan berhasil meraih peringkat ke-9 dunia, mengungguli ratusan peserta dari berbagai negara.


Dalam pemaparannya, Ir. Bambang Irianto menegaskan bahwa kunci utama dalam mewujudkan Desa ProKlim dan desa tematik adalah aksi nyata, bukan sekadar konsep atau teori. Menurutnya, keberhasilan sebuah desa tidak ditentukan oleh besarnya anggaran yang dimiliki, melainkan oleh komitmen, kreativitas, dan konsistensi seluruh elemen masyarakat dalam melakukan perubahan.
Beliau juga menyampaikan bahwa membangun Desa ProKlim bukanlah proses yang instan. Diperlukan waktu, kesabaran, dan upaya yang berkelanjutan untuk meyakinkan masyarakat agar turut berpartisipasi dalam setiap program yang dijalankan. Oleh karena itu, pemerintah desa diharapkan tidak bergantung sepenuhnya pada ketersediaan dana, tetapi mampu menggerakkan potensi dan semangat gotong royong masyarakat sebagai modal utama pembangunan.
Lebih lanjut, Ir. Bambang menjelaskan bahwa pengembangan Desa ProKlim dan desa tematik harus dilakukan secara holistik atau menyeluruh, meliputi peningkatan kualitas sumber daya manusia, pelestarian dan perbaikan kualitas lingkungan, penerapan inovasi dan teknologi yang tepat guna, hingga membangun jejaring dan kolaborasi yang luas dengan berbagai pihak guna mendukung keberlanjutan program.
Beliau turut menekankan bahwa keberhasilan Desa ProKlim tidak hanya diukur dari aspek lingkungan semata. Desa yang menjadi percontohan harus mampu menghadirkan masyarakat yang sejahtera, aman, dan terbebas dari tindak kriminalitas. Apabila masih terdapat indikator yang belum terpenuhi, maka hal tersebut harus menjadi perhatian bersama untuk terus diperbaiki dan ditingkatkan.
Melalui sosialisasi ini, diharapkan seluruh pemerintah desa di Kabupaten Tabalong memperoleh wawasan dan motivasi untuk mulai mengembangkan Program Kampung Iklim di wilayahnya masing-masing. Dengan kolaborasi antara pemerintah desa dan masyarakat, diharapkan lahir desa-desa yang tidak hanya lestari secara lingkungan, tetapi juga maju, mandiri, dan memiliki kualitas hidup masyarakat yang semakin baik.